Mungkin Lebih Baik Diam Tampa Kata



Mungkin seharusnya diam. Tanpa kata-kata.
Biar keadaan yang berbicara. Biar masa yang menjawab.
Apa gunanya kata-kata itu?
Mungkin membuatmu merasa puas sesaat.
Tapi kau tahu benar bagaimana dirimu.
Bagaimana caramu menyakiti dirimu sendiri.
Bagaimana dirimu membuatmu menganggap kau tak lebih dari seorang yang bodoh. Pembual. Bahkan pecundang.
Dengan mengingkari hampir setiap apa yang kau katakan ataupun yang kautuliskan pada Deary
Apa artinya semua itu jika hanya berakhir sebagai kata-kata?
Tertulis, terekam. Akan menjadi bagian dari waktu yang suatu saat nanti kausebut sebagai masa lalu.
Hanya itu. Tak lebih.
Jadi, aku harus bagaimana doong?
Sering aku merasa terbantu dengan kata-kata itu.
Mereka membantuku berkomunikasi dengan diriku sendiri. Membantuku berusaha memahami diriku.
Lebih dari itu, mereka membantuku merekam setiap perasaan yang pernah muncul.
Tapi seringkali mereka membuatku muak.
Tengoklah apa yang aku katakan pada Deary mulai satu tahun yang lalu ....
Tentang harapan, keyakinan, semangat, kepercayaan, usaha mencintai diri sendiri, dan perjalanan panjang menuju kemenangan yang bernama ”kedewasaan”.
Itu semua tak lebih dari kata-kata.dowang
Deary  juga menunjukkan bagaimana suatu hari aku berkata ”Aku merasa bebas. Tak seorang pun berhak menghakimiku. Dan aku mulai meyukai diriku” dan besok harinya aku berkata ”Aku bodoh. Lihatlah betapa hebatnya aku menghancurkan diriku sendiri”.
Atau ketika beberapa hari yang lalu aku berkata ” Aku merasa damai. Dan aku menikmati ini” tapi besok harinya aku mulai mengusik kedamaian yang telah aku ciptakan sendiri.
Dan tak terhitung berapa banyak pengingkaran lagi.
Aku berusaha memahami semua pengingkaran itu dengan berpikir bahwa aku sedang belajar. Dan belajaar
Tapi nyatanya aku tak pernah bisa belajar dari kesalahan dan belajar dari kata-kata itu.
Hingga aku berpikir bahwa memang seperti inilah diriku.
Pasrah.
Atau mungkin lebih tepatnya putus asa.:(

Sekarang dengan setengah mengejek diriku bertanya, ”Hei, kapan kau akan berubah? Kapan ?? ”.
Mungkin lebih baik diam. Dan entah apa yang aku tunggu sampai saat ini.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

dalem bangt bnget bro...

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates